Industri Film Lokal Lagi Peak Performance, Sampai Dibidik PH Korsel Buat Bikin Proyek Bareng

JAKARTA, iNewsTangsel - Industri perfilman Indonesia menjadi perhatian pelaku industri hiburan global setelah perusahaan asal Korea Selatan, JJan E&M, resmi menjalin kemitraan strategis dengan Trois Films. Kolaborasi ini akan diwujudkan melalui produksi film feature yang mempertemukan sineas Indonesia dengan Korea Selatan.
Kerja sama tersebut resmi dilakukan dalam upaya untuk memproduksi film berstandar internasional. Selain produksi film, kedua perusahaan juga menyiapkan berbagai program kolaborasi lain yang bertujuan memperluas jangkauan pasar konten Indonesia dan Korea Selatan.
CEO JJan E&M, Choi Woo Young, menilai Indonesia sebagai salah satu pasar konten paling menjanjikan di Asia Tenggara. Menurutnya, pertumbuhan industri bioskop dan platform digital yang berjalan beriringan menjadi faktor utama yang mendorong peluang besar bagi pengembangan industri kreatif.
"Saat ini pasar media global sedang berada di titik perubahan besar di mana konten lokal Asia semakin diutamakan dan berkembang. Khususnya pasar konten Indonesia dan Vietnam sangat menonjol karena pertumbuhan OTT mobile dan box office bioskop offline berkembang sangat pesat secara bersamaan," ujar Choi Woo Young, dalam keterangannya, Kamis (18/6/2026).
Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di industri film dan drama Korea Selatan serta keterlibatan dalam lebih dari 100 produksi, Choi optimistis kolaborasi ini dapat menghasilkan karya yang mampu bersaing di pasar internasional. Ia berharap proyek bersama tersebut dapat menjadi jembatan budaya yang menghubungkan Indonesia dan Korea melalui kekuatan cerita.
Sementara itu, CEO Trois Films, Lok S. Iman, menjelaskan bahwa kemitraan ini tidak hanya berfokus pada produksi film layar lebar. Kedua perusahaan juga akan mengembangkan distribusi konten, program pertukaran talenta, serta kolaborasi teknologi produksi yang dapat memperkuat industri kreatif di kedua negara.
"Pertama kita akan co-production untuk film. Dalam waktu dekat ini kita akan segera memproduksi feature film, kemudian juga melakukan content distribution dan talent exchange program ke depannya," kata Lok.
Sutradara Trois Films, Randy Chans, mengungkapkan proyek perdana tersebut akan melibatkan sejumlah profesional perfilman Korea Selatan yang berpengalaman di industri global. Di antaranya adalah Yang Kil-yong yang pernah menjadi Action Director dalam film terkenal seperti Oldboy dan The Host, serta Hyun Gyu-Choi yang akan terlibat sebagai Assistant Director.
Meski detail cerita masih dirahasiakan, proses finalisasi naskah saat ini tengah berlangsung dengan target produksi dimulai pada kuartal keempat 2026. Lok menegaskan film pertama hasil kolaborasi ini akan menggunakan cerita orisinal karya tim kreatif sendiri dan diperkuat aktor Indonesia, meski peluang menghadirkan aktor Korea Selatan pada proyek mendatang tetap terbuka.
Editor : Aris
