JJAN E&M

JJAN E&M

News

공지 및 최신 소식

2026년 6월 21일

Kolaborasi Rumah Produksi Indonesia dan Korea Bakal Hadirkan Film Baru

!이미지https://jjanenm.co.kr/uploads/1782022781163image.png jpnn.com, JAKARTA - Rumah produksi asal Indonesia, Trois Films menjalin kerja sama strategis dengan JJan E&M untuk mengembangkan sejumlah proyek, termasuk produksi film layar lebar yang bakal melibatkan talenta dari kedua belah negara. CEO JJan E&M Choi Woo Young menyebut, pasar media global saat ini tengah mengalami pergeseran besar. Konten-konten lokal asal Asia kini pun makin mendapat sorotan dan menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat. Baca Juga: Dibintangi Ananta Rispo, Film Ketok Mejik Rilis First Look "Saat ini pasar media global sedang berada di titik perubahan besar di mana konten lokal Asia semakin diutamakan dan berkembang," ujar Choi Woo Young di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu 17/6. Dia pun menilai, Indonesia memiliki potensi pasar yang masif dengan karakteristik audiens yang sangat dinamis. "Khususnya pasar konten Indonesia dan Vietnam sangat menonjol karena pertumbuhan OTT mobile dan box office bioskop offline berkembang sangat pesat secara bersamaan, didukung oleh populasi muda yang besar," kata Choi Woo Young. Baca Juga: Bayu Skak Bawa Penyegaran Lewat Komedi Sci-fi dalam Film Foufo "Pasarnya besar, masyarakat mengonsumsi konten dengan cepat, dan para kreator yang memimpin tren juga terus tumbuh," tambahnya. Dia lantas mengungkapkan optimisme yang besar terhadap kolaborasi tersebut. Trois Films dan JJan E&M bersiap mengembangkan sejumlah film layar lebar garapan sineas dua negara. 기사 링크 : https://www.jpnn.com/news/kolaborasi-rumah-produksi-indonesia-dan-korea-bakal-hadirkan-film-baru

2026년 6월 21일

Rumah Produksi Korea Selatan Gandeng Sineas Indonesia Buat Film Kolaborasi

!이미지https://jjanenm.co.kr/uploads/1782022620880image.png !이미지https://jjanenm.co.kr/uploads/1782022638883image.png Jakarta: Rumah produksi asal Korea Selatan, JJan E&M resmi menjalin kerja sama strategis dengan rumah produksi asal Indonesia Trois Films untuk mengembangkan proyek film kolaborasi yang melibatkan talenta dari kedua negara. Kemitraan ini menjadi langkah baru dalam memperkuat hubungan industri kreatif Indonesia dan Korea Selatan. Tidak hanya berfokus pada produksi film, kerja sama tersebut juga mencakup distribusi konten, pertukaran talenta, hingga pengembangan teknologi produksi. CEO JJan E&M, Choi Woo Young, menilai Indonesia memiliki posisi yang sangat penting dalam perkembangan industri hiburan Asia saat ini. Menurutnya, pasar Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, baik dari sisi konsumsi konten digital maupun industri bioskop. "Saat ini pasar media global sedang berada di titik perubahan besar di mana konten lokal Asia semakin diutamakan dan berkembang," ujar Choi Woo Young di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Choi melihat Indonesia sebagai salah satu negara dengan peluang terbesar karena didukung jumlah penduduk usia muda yang besar. Kondisi tersebut membuat pasar hiburan terus berkembang dan menjadi magnet bagi investor maupun perusahaan produksi internasional. Baca Juga : Film Korea Colony Tembus 1 Juta Penonton di Indonesia, Cetak Rekor Baru 2026 "Khususnya pasar konten Indonesia dan Vietnam sangat menonjol karena pertumbuhan OTT mobile dan box office bioskop offline berkembang sangat pesat secara bersamaan, didukung oleh populasi muda yang besar," katanya. Karena potensi tersebut, JJan E&M memutuskan menggandeng Trois Films untuk membangun proyek-proyek yang tidak hanya menyasar pasar lokal, tetapi juga mampu bersaing di tingkat global. "Kami sangat menantikan hari di mana karya yang kita bangun bersama akan menghubungkan Indonesia dan Korea, serta melangkah lebih jauh menyentuh hati penonton di seluruh dunia," lanjut Choi. Di sisi lain, CEO Trois Films, Lok S. Iman, menjelaskan bahwa kerja sama ini telah memasuki tahap pengembangan proyek film layar lebar. Ia mengungkapkan bahwa produksi perdana hasil kolaborasi kedua perusahaan akan segera dimulai dalam waktu dekat. "Pertama kita akan co-production untuk film. Dalam waktu dekat ini kita akan segera memproduksi feature film. Kedua, kita juga akan melakukan content distribution. Terus juga nantinya akan ada talent exchange program ke depannya," ujarnya. Kolaborasi tersebut juga akan menghadirkan para profesional perfilman Korea Selatan yang telah berpengalaman dalam berbagai produksi internasional. Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkaya proses kreatif sekaligus meningkatkan kualitas produksi film Indonesia. Sutradara Trois Films, Randy Chans, mengungkapkan bahwa salah satu nama yang akan terlibat adalah Yang Kil-yong. Sosok tersebut dikenal sebagai Action Director yang pernah berkontribusi dalam film Korea populer seperti Oldboy dan The Host. Baca Juga : Tom Holland Hadapi Musuh Misterius di Trailer Baru Spider-Man: Brand New Day Selain Yang Kil-yong, proyek ini juga akan melibatkan Hyun Gyu Choi sebagai Assistant Director. Keduanya akan bekerja bersama kru lokal Indonesia untuk membangun produksi yang menggabungkan kekuatan kreatif dari dua negara. Meski alur cerita dan detail proyek masih dirahasiakan, Trois Films memastikan proses produksi akan dimulai pada tahun ini. 기사 링크 : https://www.medcom.id/hiburan/film/PNg1a59k-rumah-produksi-korea-selatan-gandeng-sineas-indonesia-buat-film-kolaborasi

2026년 6월 21일

Industri Film Lokal Lagi Peak Performance, Sampai Dibidik PH Korsel Buat Bikin Proyek Bareng

!이미지https://jjanenm.co.kr/uploads/1782022371175image.png JAKARTA, iNewsTangsel - Industri perfilman Indonesia menjadi perhatian pelaku industri hiburan global setelah perusahaan asal Korea Selatan, JJan E&M, resmi menjalin kemitraan strategis dengan Trois Films. Kolaborasi ini akan diwujudkan melalui produksi film feature yang mempertemukan sineas Indonesia dengan Korea Selatan. Kerja sama tersebut resmi dilakukan dalam upaya untuk memproduksi film berstandar internasional. Selain produksi film, kedua perusahaan juga menyiapkan berbagai program kolaborasi lain yang bertujuan memperluas jangkauan pasar konten Indonesia dan Korea Selatan. CEO JJan E&M, Choi Woo Young, menilai Indonesia sebagai salah satu pasar konten paling menjanjikan di Asia Tenggara. Menurutnya, pertumbuhan industri bioskop dan platform digital yang berjalan beriringan menjadi faktor utama yang mendorong peluang besar bagi pengembangan industri kreatif. "Saat ini pasar media global sedang berada di titik perubahan besar di mana konten lokal Asia semakin diutamakan dan berkembang. Khususnya pasar konten Indonesia dan Vietnam sangat menonjol karena pertumbuhan OTT mobile dan box office bioskop offline berkembang sangat pesat secara bersamaan," ujar Choi Woo Young, dalam keterangannya, Kamis 18/6/2026. Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di industri film dan drama Korea Selatan serta keterlibatan dalam lebih dari 100 produksi, Choi optimistis kolaborasi ini dapat menghasilkan karya yang mampu bersaing di pasar internasional. Ia berharap proyek bersama tersebut dapat menjadi jembatan budaya yang menghubungkan Indonesia dan Korea melalui kekuatan cerita. Sementara itu, CEO Trois Films, Lok S. Iman, menjelaskan bahwa kemitraan ini tidak hanya berfokus pada produksi film layar lebar. Kedua perusahaan juga akan mengembangkan distribusi konten, program pertukaran talenta, serta kolaborasi teknologi produksi yang dapat memperkuat industri kreatif di kedua negara. "Pertama kita akan co-production untuk film. Dalam waktu dekat ini kita akan segera memproduksi feature film, kemudian juga melakukan content distribution dan talent exchange program ke depannya," kata Lok. Sutradara Trois Films, Randy Chans, mengungkapkan proyek perdana tersebut akan melibatkan sejumlah profesional perfilman Korea Selatan yang berpengalaman di industri global. Di antaranya adalah Yang Kil-yong yang pernah menjadi Action Director dalam film terkenal seperti Oldboy dan The Host, serta Hyun Gyu-Choi yang akan terlibat sebagai Assistant Director. Meski detail cerita masih dirahasiakan, proses finalisasi naskah saat ini tengah berlangsung dengan target produksi dimulai pada kuartal keempat 2026. Lok menegaskan film pertama hasil kolaborasi ini akan menggunakan cerita orisinal karya tim kreatif sendiri dan diperkuat aktor Indonesia, meski peluang menghadirkan aktor Korea Selatan pada proyek mendatang tetap terbuka. Editor : Aris 기사 링크 : https://tangsel.inews.id/read/697646/industri-film-lokal-lagi-peak-performance-sampai-dibidik-ph-korsel-buat-bikin-proyek-bareng?utmmedium=sosmed&utmsource=whatsapp

2026년 6월 21일

Kolaborasi Indonesia dengan PH Korea Selatan, Siapkan Film Garapan Dua Negara

!이미지https://jjanenm.co.kr/uploads/1782022234493image.png Jakarta - Rumah produksi Troys Films resmi menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan hiburan asal Korea Selatan, Chan ENM, untuk mengembangkan proyek film dan konten hiburan lintas negara. Kolaborasi ini diumumkan dalam acara peresmian kerja sama yang digelar di Jakarta. CEO Troys Films, Lok S. Iman, menjelaskan bahwa kerja sama ini mencakup produksi bersama co-production, distribusi konten, pertukaran talenta, hingga transfer teknologi produksi film. Proyek pertama yang akan digarap adalah sebuah film panjang orisinal yang ditargetkan mulai syuting pada kuartal keempat tahun ini. Meski belum mengungkap judul maupun genre film tersebut, Troys memberi sinyal bahwa proyek ini akan berbeda dari karya-karya mereka sebelumnya. Sutradara Randy Chans menyebut film kolaborasi tersebut bukan genre yang pernah diproduksi Troys Films selama ini. "Oke, jadi pertama kita akan co-production untuk film. Dalam waktu dekat ini kita akan segera memproduksi film feature film film panjang. Kedua, kita juga akan melakukan content distribution. Terus juga nantinya akan ada talent exchange program ke depannya," tutur Lok S. Iman selaku CEO Trois Films. "Juga kita akan melakukan exchange technology. Jadi di film yang berikutnya kita akan syuting, itu akan ada support dari tim Korea Selatan yang memang sudah sangat ahli. Nanti dijelaskan detailnya oleh Rendi. Jadi akan ada kolaborasi produksi, tidak hanya perusahaannya tapi juga dalam segi directorship penyutradaraan maupun produksi. Kita akan di-support oleh tim-tim dari Korea yang sudah sangat berpengalaman," lanjutnya. Yang menarik, proyek ini akan melibatkan sejumlah profesional film Korea Selatan yang memiliki rekam jejak internasional. Salah satunya adalah Yang Kil-yong, Action Director yang pernah terlibat dalam film-film terkenal seperti Oldboy, The Host, dan Warrior of the Rainbow. Selain itu, Han Gyoo-hoi akan bergabung sebagai Assistant Director, sementara Lee Ok-hee dipercaya sebagai Director of Photography DOP. Sementara itu, CEO Chan ENM Choi Woo Young menilai Indonesia sebagai salah satu pasar konten paling menjanjikan di Asia Tenggara. Menurutnya, pertumbuhan platform OTT, industri bioskop, serta populasi muda yang besar membuat Indonesia menjadi pasar strategis untuk pengembangan konten global. "Saat ini pasar media global sedang berada di titik perubahan besar di mana konten lokal Asia semakin diutamakan dan berkembang. Platform pasar yang dipimpin oleh Netflix mulai memberikan perhatian besar terhadap IP orisinal dari Asia Tenggara. Khususnya pasar konten Indonesia dan Vietnam sangat menonjol karena pertumbuhan OTT mobile dan box office bioskop offline berkembang sangat pesat secara bersamaan, didukung oleh populasi muda yang besar. Itulah alasan mengapa Mr. Choi tertarik pada Indonesia. Pasarnya besar, masyarakat mengonsumsi konten dengan cepat, dan para kreator yang memimpin tren juga terus tumbuh. Kami sangat menantikan hari di mana karya yang kita bangun bersama akan menghubungkan Indonesia dan Korea, serta melangkah lebih jauh menyentuh hati penonton di seluruh dunia," jelas Choi Woo Young. Meski film pertama akan menggunakan pemain Indonesia, kedua pihak tidak menutup kemungkinan menghadirkan aktor Korea Selatan maupun talenta internasional pada proyek-proyek berikutnya. Choi bahkan mengaku terkesan dengan akting alami aktris Indonesia, Isyana, yang dinilainya memiliki gaya bermain yang sangat natural. Kerja sama ini menjadi langkah baru bagi kedua perusahaan yang sama-sama masih berusia sekitar tiga tahun, namun memiliki ambisi untuk menghadirkan karya yang mampu bersaing di pasar internasional. 기사 링크 : https://www.insertlive.com/passion-hub/20260618205433-295-409981/kolaborasi-indonesia-dengan-ph-korea-selatan-siapkan-film-garapan-dua-negara

2026년 6월 21일

Kolaborasi IndonesiaKorea Resmi Dimulai, Trois Films dan JJAN E&M Siapkan Film Layar Lebar Perdana

!이미지https://jjanenm.co.kr/uploads/1782021866225image.png Jakarta -- Rumah produksi Indonesia Trois Films resmi menjalin kerja sama strategis dengan perusahaan produksi asal Korea Selatan, JJAN E&M, untuk mengembangkan proyek film layar lebar, pertukaran talenta, hingga transfer teknologi perfilman. Kerja sama tersebut ditandai melalui penandatanganan nota kesepahaman MoU yang mempertemukan CEO Trois Films, Lok S. Iman, dengan CEO JJAN E&M, Choi Woo Young, beserta jajaran kreatif dari kedua perusahaan. !이미지https://jjanenm.co.kr/uploads/1782021896369image.png CEO Trois Films, Lok S. Iman, mengatakan kerja sama ini lahir bukan semata karena pertimbangan bisnis, melainkan karena kesamaan visi dalam menghasilkan karya berkualitas. "Sejak awal kami merasa memiliki ide, visi, dan hasrat yang sama. Kami ingin mewujudkan sebuah naskah menjadi film yang benar-benar bagus. Jadi kami tidak terlalu memikirkan target besar atau keuntungan semata. Yang penting kami punya semangat yang sama untuk menghasilkan karya terbaik," ujar Lok S. Iman. Menurutnya, komunikasi intensif telah dilakukan selama sekitar satu bulan terakhir melalui pertemuan langsung, Zoom, hingga diskusi informal sebelum akhirnya kedua belah pihak sepakat membangun kolaborasi. "Proyek pertama yang akan kami kerjakan berasal dari pengembangan cerita yang sudah kami miliki sendiri. Karena itu prosesnya bisa langsung berjalan, mulai dari penyempurnaan skenario, penyusunan jadwal produksi, hingga tahap eksekusi. Target kami, produksi dapat selesai pada kuartal keempat tahun ini," katanya. Lok S. Iman juga mengungkapkan bahwa film perdana hasil kolaborasi tersebut akan mengusung genre yang berbeda dari karya-karya Trois Films sebelumnya. "Yang pasti genrenya bukan genre yang pernah kami produksi sebelumnya. Selebihnya masih kami rahasiakan karena saat ini naskah masih dalam tahap finalisasi." Sementara itu, CEO JJAN E&M, Choi Woo Young, menegaskan Indonesia merupakan salah satu negara yang mendapat perhatian besar dari industri hiburan Korea. "Selama 30 tahun saya bekerja di dunia produksi drama dan film. Berbekal pengalaman tersebut, kami ingin membuka babak baru yang mengarah ke pasar Asia. Hari ini menjadi langkah pertama yang sangat berarti bersama Trois Films," ujar Choi Woo Young.

2026년 6월 1일

짠이앤엠·피스챌린지그룹 공동제작 숏폼 드라마 ‘약혼자의 동생을 사랑한 게 죄일까요?’ 글로벌 동시 공개

!이미지https://jjanenm.co.kr/uploads/1780304240606image.png 오리지널 로맨스 코미디 숏폼 드라마 ‘약혼자의 동생을 사랑한 게 죄일까요?’가 지난 5월 28일 글로벌 숏폼 플랫폼 DramaBox, ReelShort릴숏, CatchPlay캐치플레이, Lezhin Snack레진스낵을 통해 전 세계에 동시 공개됐다. 이번 작품은 숏폼 콘텐츠 시장 확대에 맞춰 콘텐츠 제작사 짠이앤엠이 직접 기획·제작을 총괄하고, 글로벌 엔터테인먼트 기업 PEACE CHALLENGE GROUP피스챌린지그룹이 글로벌 프로젝트 파트너로 참여해 해외 시장 공략에 나선 작품이다. 화장품 브랜드 미다MIDHA와 ㈜프리즘코리아가 제작 지원에 참여했다. ‘약혼자의 동생을 사랑한 게 죄일까요?’는 금지된 관계 속에서 피어나는 감정과 오해, 복수와 설렘이 교차하는 이야기를 빠른 호흡과 강렬한 몰입감으로 풀어낸 글로벌형 숏폼 로맨스 코미디다. 숏폼 콘텐츠에 최적화된 템포와 영화 같은 연출 감각으로 짧은 러닝타임 안에서도 높은 긴장감과 몰입도를 선사한다. 연출은 개그맨이자 영화감독 박성광이 맡아 특유의 감각적인 코미디 연출과 리듬감 있는 전개를 완성했으며, 극본은 박소미 작가가 집필했다. 주연 배우 정서하는 극 중 ‘차도연’ 역을 맡아 기존 이미지와는 또 다른 매력을 선보인다. 정서하는 “차도연이라는 인물을 통해 또 한 번 새로운 도전을 하게 되어 감사하고 벅찬 마음이다. 이 작품이 누군가에게는 작은 위로가 되고, 또 누군가에게는 뜨겁게 몰입할 수 있는 시간이 되었으면 좋겠다”며 “앞으로도 더 깊은 감정과 진심을 전할 수 있는 배우가 되겠다”고 전했다. 정서하는 2008년 드라마 ‘태양의 여자’로 데뷔한 이후 ‘꽃보다 남자’, ‘별난 며느리’, ‘우리집 꿀단지’, ‘애타는 로맨스’, ‘밥상 차리는 남자’, ‘유령을 잡아라’, ‘엽기적인 그녀’, ‘불새 2020’ 등 다수의 드라마와 영화 ‘나비효과’, ‘손’ 등에 출연하며 안정적인 연기력을 인정받아왔다. 피스챌린지그룹 차영철 회장은 “‘약혼자의 동생을 사랑한 게 죄일까요?’는 K-드라마 기반의 숏폼 콘텐츠를 글로벌 플랫폼에 동시 공급, 새로운 K-콘텐츠 비즈니스 모델 구축에 본격적으로 나섰다는 점에서 더욱 의의가 있다”고 말했다. 이어 “향후 웹드라마, 웹영화, AI 드라마, AI 영화 등 글로벌 시장을 겨냥한 다양한 콘텐츠 프로젝트를 준비 중”이라며 “전 세계 아이들이 함께 즐길 수 있는 키즈 K-POP 아이돌과 K-POP 걸그룹 프로젝트도 순차적으로 선보일 예정”이라고 전했다. 짠이앤엠 역시 이번 작품을 시작으로 글로벌 숏폼 드라마 제작을 지속 확대하며 K-콘텐츠의 해외 시장 경쟁력을 강화해 나갈 계획이다고 밝혔다. 박준식 기자 parkjs@wowtv.co.kr 기사 링크 : https://n.news.naver.com/article/215/0001254000?lfrom=kakao

2026년 6월 1일

짠이앤엠·피스챌린지그룹 제작 숏폼 드라마 ‘약혼자의 동생을 사랑한 게 죄일까요?’ 글로벌 동시 공개

!이미지https://jjanenm.co.kr/uploads/1780304099461image.png 오리지널 로맨스 코미디 숏폼 드라마 ‘약혼자의 동생을 사랑한 게 죄일까요?’가 지난 5월 28일 글로벌 숏폼 플랫폼 DramaBox, ReelShort릴숏, CatchPlay캐치플레이, Lezhin Snack레진스낵을 통해 전 세계에 동시 공개됐다. 이번 작품은 숏폼 콘텐츠 시장 확대에 맞춰 콘텐츠 제작사 짠이앤엠이 직접 기획·제작을 총괄하고, 글로벌 엔터테인먼트 기업 PEACE CHALLENGE GROUP피스챌린지그룹이 글로벌 프로젝트 파트너로 참여해 해외 시장 공략에 나선 작품이다. 화장품 브랜드 미다MIDHA와 ㈜프리즘코리아가 제작 지원에 참여했다. K-드라마 기반의 숏폼 콘텐츠를 글로벌 플랫폼에 동시 공급, 새로운 K-콘텐츠 비즈니스 모델 구축을 본격화했다는 점에서 더욱 의의가 있다. ‘약혼자의 동생을 사랑한 게 죄일까요?’는 금지된 관계 속에서 피어나는 감정과 오해, 복수와 설렘이 교차하는 이야기를 빠른 호흡과 강렬한 몰입감으로 풀어낸 글로벌형 숏폼 로맨스 코미디다. 숏폼 콘텐츠에 최적화된 템포와 영화 같은 연출 감각으로 짧은 러닝타임 안에서도 높은 긴장감과 몰입도를 선사한다. !이미지https://jjanenm.co.kr/uploads/1780304121499image.png 연출은 개그맨이자 영화감독 박성광이 맡아 특유의 감각적인 코미디 연출과 리듬감 있는 전개를 완성했으며, 극본은 박소미 작가가 집필했다. 주연 배우 정서하는 극 중 ‘차도연’ 역을 맡아 기존 이미지와는 또 다른 매력을 선보인다. 정서하는 “차도연이라는 인물을 통해 또 한 번 새로운 도전을 하게 되어 감사하고 벅찬 마음이다. 이 작품이 누군가에게는 작은 위로가 되고, 또 누군가에게는 뜨겁게 몰입할 수 있는 시간이 되었으면 좋겠다”며 “앞으로도 더 깊은 감정과 진심을 전할 수 있는 배우가 되겠다”고 전했다. 정서하는 2008년 드라마 ‘태양의 여자’로 데뷔한 이후 ‘꽃보다 남자’, ‘별난 며느리’, ‘우리집 꿀단지’, ‘애타는 로맨스’, ‘밥상 차리는 남자’, ‘유령을 잡아라’, ‘엽기적인 그녀’, ‘불새 2020’ 등 다수의 드라마와 영화 ‘나비효과’, ‘손’ 등에 출연하며 안정적인 연기력을 인정받아왔다. 짠이앤엠은 “이번 작품을 시작으로 글로벌 숏폼 드라마 제작을 지속 확대하며 K-콘텐츠의 해외 시장 경쟁력을 강화해 나갈 계획이다”고 밝혔다. 피스챌린지그룹 차영철 회장은 “웹드라마, 웹영화, AI 드라마, AI 영화 등 글로벌 시장을 겨냥한 다양한 콘텐츠 프로젝트를 준비 중”이라며 “전 세계 아이들이 함께 즐길 수 있는 키즈 K-POP 아이돌과 K-POP 걸그룹 프로젝트도 순차적으로 선보일 예정”이라고 밝혔다. 김정연 기자 sisunnews@sisunnews.co.kr 기사 링크 : https://www.sisunnews.co.kr/news/articleView.html?idxno=239699

2026년 6월 1일

박성광, 숏폼드라마 연출 도전…‘약혼자의 동생을 사랑한 게 죄일까요?’ 공개

- 로맨스·비밀·죄책감 담은 숏폼 드라마…글로벌 플랫폼 동시 공개 !이미지https://jjanenm.co.kr/uploads/1780303864530image.png 코미디언 겸 영화감독 박성광이 숏폼 드라마 연출에 나섰다. 뉴스1에 따르면, 짠이앤엠이 기획·제작하고 피스챌린지그룹이 공동 제작한 오리지널 숏폼 드라마 ‘약혼자의 동생을 사랑한 게 죄일까요?’가 지난달 28일 드라마박스, 릴숏, 캐치플레이, 레진스낵 등을 통해 공개됐다. 작품은 약혼자의 동생을 사랑하게 된 인물을 중심으로 비밀과 오해, 욕망과 죄책감이 얽히는 관계를 다룬다. 빠른 전개 속에서도 감정선과 서사를 담아내며 기존 숏폼 콘텐츠와 차별화를 시도했다. 연출은 박성광이 맡았으며, 극본은 박소미 작가가 집필했다. 제작진은 글로벌 플랫폼 환경에 맞춘 로맨스 코미디 형식을 통해 몰입도를 높였다고 설명했다. 주연 배우 정서하는 극 중 차도연 역으로 출연해 설렘과 혼란, 죄책감이 교차하는 인물의 감정을 표현했다. 박성광은 2007년 KBS 22기 공채 개그맨으로 데뷔해 ‘개그콘서트’에서 활동했으며, 이후 영화 연출 분야로 활동 영역을 넓혔다. 2017년 독립영화 ‘슬프지 않아서 슬픈’을 선보였고, 2023년에는 상업영화 ‘웅남이’를 연출했다. 황웅재 기자 fldjffkdlxm@duam.net 기사 링크 : https://www.koreaes.com/news/articleView.html?idxno=404575